Senin, 19 Desember 2016

Aneka Jenis Permainan Sesuai Usia Anak


Dunia anak identik dengan permainan. Memang banyak sekali jenis permainan yang bisa dimainkan anak – anak dan tersedia di berbagai toko mainan anak – anak. permainan pun diproduksi dengan segmen usia anak yang berbeda – beda. Maka dari itu ketika anda hendak membelikan anak anda mainan, anda harus memperhatikan jenis mainan tersebut. 

Lebih baik tanyakan kepada pemilik toko jenis mainan yang sesuai dengan usia anak anda. Sebab jika anda memberikan mainan tidak sesuai usia, ditakutkan anak anda akan mengalami beberapa dampak negatif dari permainan yang tidak sesuai dengan usianya, meski di sisi lain permainan itu kan melatih anak hingga anak menjadi anak cerdas. Namun sebelumnya anda juga harus mengetahui terlebih dahulu mainan seperti apa sih yang dapat melatih kecerdasan anak anda?

Berikut ini beberapa mainan yang dilihat kecocokannya sesuai dengan usia anak, yaitu di antaranya adalah :

Anak usia 0-1 tahun
Pada usia ini anak atau bayi masih dalam proses adaptasi dengan lingkungan, maka dari itu anda bisa memberikan mainan yang dapat merangsang fungsi tubuh dan reaksi anak terhadap lingkungan, misalnya anda bisa memberikan jenis mainan yang digantung yang dapat memutar dan mengalunkan musik. Mainan seperti itu sangat baik untuk merangsang fungsi pendengaran anak dan juga fungsi penglihatan anak. atau, untuk merangsang indra peraba anak, anda bisa berikan mainan yang dapat melatih cara memegang supaya anak bisa cepat responnya terhadap raba, hanya saja harus anda perhatikan keamanan bahan dan ukuran mainan.

Anak usia 2-3 tahun
Anak di bawah usia tiga tahun biasanya sedang aktif dan memiliki rasa penasaran yang tinggi. berikan mainan yang memiliki banyak warna supaya anak juga bisa mengenali aneka perbedaan warna.

Anak usia 4-5 tahun
Pada usia ini anak sudah mulai mau belajar, maka game seperti puzzle atau mainan yang berupa replica dunia nyata seperti mobil – mobilan atau dokter – dokteran bisa diberikan untuk melatih daya imajinasi anak dan juga melatih anak untuk bereksplorasi sehingga anak terlatih untuk menjadi anak cerdas.